Peringatan Penting
Aset kripto memiliki profil risiko yang berbeda dari deposito bank atau reksa dana. Hanya investasikan dana yang Anda mampu kehilangan. APY adalah ilustrasi, bukan jaminan.
1. Risiko Volatilitas Harga
Harga aset kripto seperti Bitcoin dapat berfluktuasi tajam dalam waktu singkat. Untuk produk Tabungan Bitcoin, bunga dibayar dalam BTC — nilai IDR-nya tetap mengikuti harga BTC.
2. Risiko Stablecoin
USDT dan stablecoin lain bergantung pada penerbitnya (Tether Limited untuk USDT) dan cadangan yang dipegang. Meski historis stabil, tidak ada jaminan nilai akan selalu menempel ke Dolar AS.
3. Risiko Platform & Operasional
Meski kami menerapkan standar keamanan tinggi (cold storage, audit, 2FA), tidak ada platform yang 100% bebas dari risiko serangan siber, kegagalan teknis, atau insiden operasional.
4. Risiko Counterparty Yield
Bunga yang Anda terima berasal dari aktivitas lending institusional dan strategi yield management. Counterparty kami dapat default atau mengalami kerugian, yang dapat mempengaruhi APY atau pengembalian dana.
5. Risiko Regulasi
Regulasi aset kripto di Indonesia masih berkembang. Perubahan regulasi dapat mempengaruhi layanan, biaya, kewajiban pajak, atau kelayakan produk tertentu di masa depan.
6. Tidak Ada Jaminan LPS
Berbeda dari deposito bank, dana di Dynasty Capital tidak dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Perlindungan dana bergantung pada mekanisme cold storage, segregasi rekening, dan kebijakan kustodian.